Ketika Rindu Itu Datang

Also Available at http://www.littleursula.com/

Sudah lebih dari 1 tahun ini saya memutuskan bekerja di rumah, mengurus rumah tangga, menjaga anak, sambil menjalankan bisnis online pakaian anak Little Ursula . Senang dan bahagia itu pasti, bisa melihat perkembangannya dari waktu ke waktu, it’s priceless.

Tapi akhir – akhir ini kerinduan itu datang. Kangen suasana kantor, kangen bau harumnya kantor, suasana meeting kantoran, ketemu klien yang biasanya cuma bisa dilihat di TV :D, rindu makan siang diluar bareng teman – teman, rindu pencapaian – pencapaian di kantor dan segala penghargaannya. Rindu pakai baju kerja, high heels dan segala aktivitasnya.

Mungkin dunia saya sudah berubah  ya, banyak berubah.

Ga dipungkiri, dunia kerja memang ngangeni, memicu adrenalin dan kreativitas. Sedangkan pekerjaan saya sekarang lebih stabil, tenang dan nyaman, ga perlu macem – macem untuk memuaskan keinginan si bos kecil – Ursula. Kalau saya come back ke kantor, pasti saya sangat merindukan rumah, Ursula dan segala kenakalannya.

Hidup itu memang pilihan ya, ketika saya memilih untuk mencurahkan 1000% perhatian saya kepada rumah dan anak – anak, itu berarti saya juga harus siap 2000% segala konsekwensi, resiko yang menyertai termasuk kehilangan pendapatan potensial tiap bulan, suasana kantor dan lainnya.

Rindu, kangen itu hal lumrah, come back kantoran? mm…mungkin nanti dulu ya. Banyak hal harus disesuaikan dan kayaknya makin ga tahan sama suasana jalan ibukota yang makin macet and banjir.

Solusinya? Saya buat suasana ruang kerja di rumah serasa di kantor, ga terlalu nyantai suasananya, tapi juga ga perlu pakai baju kerja and high heels :D. Keep in touch dengan teman – teman di kantor lama, tanya kabar mereka dan suasana kantor sekarang. Lihat foto zaman masih aktif sangat membantu “come back” secara virtual.

Suami sangat membantu saya untuk kembali menciptakan susana kantor di rumah, Mas Koko beli 1 meja kantor plus rak buku kayu hasil discount 50% di pabrik Olympic 😀 masih bagus kok. Kami tempatkan di sudut ruang tengah, jadi saya bisa kerja sembari mengawasi Ursula, sekaligus nonton TV kalau bosen, nah ini enak banget ni, mana bisa di kantor kayak begini 😀

Di meja kerja, saya tempatkan laptop, printer, ATK, kalender meja, foto Mas Koko, agenda, pokoknya persis lay out meja kantoran. Ga selalu rapi, mengingat Ursula sering naik dan “menguasai”  meja melebihi bos di kantor. Di tembok, saya tempel kertas Target Little Ursula per tahun dan nilai – nilai apa saja yang kami pegang dalam menjalankan bisnis ini.

Pada prinsipnya, saya coba untuk membawa sedikit atmosfer kantor supaya secara psikologi saya merasa “kerja” bukan nyambi, hingga bisnis ini juga dijalankan secara serius.

So, back to reality, ada tawanya Ursula, ada bandelnya Ursula, si dedek di perut yang nendang – nendang kuat banget, bau ikan asin dari dapur 😀 kayaknya aroma itu yang akan lebih ngangeni kalau saya tinggalin.

Bersyukur, bersyukur pada Gusti Allah pernah mendapat pengalaman kerja dan sekarang giliran pengalaman jadi full time mom. Apapun itu, Ibu bekerja dan full time mom, sangat berharga di mata Tuhan.

IMG-20120117-00218

IMG-20120412-01073

Ursula, Bos Kecil menguasai meja kerja

IMG00179-20110726-1239

Awalnya di ruang tamu

me&Urs

My Love and my world

Little Ursula 😀

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s